0

Muncak Teropong Laut, Karna Mata Punya Cerita

 


Liburan ke lampung tak lengkap bila belum menikmati indah nya pemandangan dari ketinggian bukit dengan view terbaiknya , satu lagi tempat wisata yang kekinian yang ada di lampung adalah Muncak Teropong Laut tempat ini sangat membuat mata terlena dan pesona indahnya ciptaan yang Maha Kuasa.

Bagaimana tidak dilokasi Muncak Teropong Laut ini kita bisa mendapati spot spot keren seperti di the ledge maribaya , namun disini bukan pohon pinus sebagai latar belakangnya, tapi gugusan batu karang dan birunya air laut yang dapat kita nikmati pas banget buat kaula muda yang lagi di mabuk asmara buat perfoto bareng dengan pujaan hatinya.

Kebanyakan pengunjung adalah anak-anak muda, kalangan remaja, meskipun terdapat pula pengunjung rombongan keluarga beserta anak-anak yang datang ke objek wisata Muncak Teropong Laut yang berada di Desa Muncak, Kelurahan Muncak, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, tidak terlalau jauh dari pusat kota Bandarlampung dan harga tiket masuk cukup terjangkau dengan harga  Rp. 5.000 /orang, Muncak Teropong Laut pas buat berlibur deh.. 

Writer ( Budi Abunawan, Habibah, M.Fikri)

Sumber : publiklampung.com

0

Kripik Khas Lampung

 Klik Gambar Untuk Video


0

Setangkup Martabak Menjelang Senja

Klik Gambar Untuk Video

Bandar Lampung – Martabak adalah nama makanan yang tak asing lagi kita jumpai dari kita kecil sampai sekarang. Makanan ini begitu mudah di jumpai dan kita temukan ketika kita pergi ke salah satu pusat perbelanjaan ataupun pasar. Begitu kita berjalan-jalan mengelilingi pasar mata kita pasti akan cepat melihat lapak-lapak yang menjual martabak. Mungkin dengan indera penciumanpun martabak dapat segera terlacak bahwa itu adalah aroma martabak.

Martabak sudah melekat di benak masyarakat Indonesia khususnya penduduk Kota Bandar Lampung. Usaha menjual martabakpun ada yang di lakukan sejak  dari turun temurun. Seolah usaha ini merupakan usaha warisan keluarga yang harus tetap dilestarikan. Bahkan martabak yang di buat mengikuti perkembangan jaman. Dari segi tampilan maupun rasa. Sehingga wajar di beberapa daerah pasti ada brand martabak khas di daerah asalnya masing-masing.

Adalah Dodi yang membuka kedai martabaknya sejak februari 2017 dengan modal awal sekitar 15jutaan.  Di bilangan Jalan Sultan Agung, Way Halim Permai, Way Halim, Kota Bandar Lampung kita dapat menemukan kuliner dengan berbagai macam rasa khas racikan waga Bandar Lampung. Brand yang terpampang di gerobaknya adalah Martabak Sore. Mengapa martabak sore?. “Karena kita jualan cuma di waktu sore dari jam 17.00 WIB” jawab Dodi sembari mengaduk-aduk adonan terigu, susu, telor dan soda pengembang.

Dari adonan terigu tersebut akan dibuatlah martabak sore dengan beraneka rasa. Martabak sore menyediakan 15 macam rasa yang bisa dipesan secara langsung. Soal harga berkisar antara Rp 24.000 – Rp 40.000 tergantung dari jenis rasa yang dipesan oleh pembeli. Apabila anda memesan paket komplit harga Rp 40.000. Jangan khawatir mengenai bahan baku yang di gunakan karena penjual menggunakan bahan-bahan yang terjamin dan dioleh secara higienis. Dengan cekatan mas Dodi mengaduk-aduk adonan sambil dengan ramah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan. Termasuk ramah terhadapap pembeli yang sore itu sedang memesan martabak rasa keju. “Itu pelanggan saya mas, hampir tiap sore beli martabak disini” cerita Dodi.

Anda ingin mencoba Martabak Sore?. Jika anda dari arah Kalianda dan sedang melaju di Jalan Lintas Trans Sumatera, setelah lampu merah perempatan Urip Sumoharjo, lima menit kemudian akan bertemu Flyover Sultan Ageng. Dari sini bisa arahkan kemudi kendaraan anda ke arah kiri untuk langsung menuju Martabak Sore.

Dengan harga yang terjangkau anda dapat menyantap Martabak Sore dengan pillihan rasa yang tersedia bermacam-macam. Penambahan beragam topping lezat membuat sajian martabak makin nikmat dan mengenyangkan. Lebih nikmat bisa anda sandingkan minuman hangat yang dapat mengurai penat-penat di kepala. 

Writer (Novian Nuryski, Arief Theosan T, Gianto)
Sumber : publiklampung.com

0

FREEDOM?



Kamu. Satu nama yang tak pernah aku dapat lupakan, satu wajah yang tak dapat aku hilangkan, satu rasa yang tak dapat aku buang.
Sekarang aku tak dapat berbicara dengan siapapun, kamu harus tau setelah perpisahan itu, aku selalu berdo’a untuk menghapus dan menghilangkan semua ingatan, semua rasa, semua bayangan, mimpi serta harapan-harapan kemarin.
Seperti semua apa yang kamu inginkan, semua telah aku coba dan selalu berusaha untuk itu, tapi apa daya semakin aku berusaha keras untuk itu semua, aku semakin tak pernah ada kekuatan intuk itu.
Sekarang. diseluruh kesibukanku diseluruh aktivitasku tidak pernah terlewatkan setiap detik untuk tidak mengingat dan memikirkanmu.
Aku sudah mencoba menerima banyak wanita yang telah hadir dalam kehidupanku sekarang, dan semakin aku mencoba semakin aku tak dapat melakukannya.
Aku selalu mencoba ikhlas, merelakan semuanya, namun aku tetap tak dapat melakukan itu.
Aku selalu bertanya terhadap diri ini, apa yang sebenarnya aku alami, apa yang sebenarnya aku rasakan dan apa yang harus aku lakukan sekarang?
Diatas sajadah setiap malam menjelang, dalam hajatku dalam istikhorohku aku selalu meminta agar aku dapat melupakan, menghilangkan, merelakan dan mengikhlaskan semuanya, tapi mengapa Tuhan selalu menghadirkanmu dalam tidurku, disemua mimpi dalam lelapku, tidak ada yang lain yang hadir, tidak ada dan mungkin takan pernah ada, Karena itu semua kenyataan yang aku alami. Bagaimana mungkin aku mempunyai kekuatan untuk itu semua? Bagaimana mungkin aku dapat melakukan semua apa yang kamu inginkan? Agar aku mencari dan menerima orang lain, agar aku melupakan semuanya. Bagaimana mungkin aku dapat melakukan untuk itu semua?
Tolong ajarkan aku untuk melupakan, merelakan dan mengikhlaskan semuanya?
Aku ingin bebas dari rasa ketakutan, dari rasa kesakitan dari batin yang menjerit setiap harinya.
Aku ingin bebas dari rasa ini, dari hidup ini, aku ingin bebas mencintaimu kemarin, kini dan esok.
Aku hanya ingin bebas?