0
Liburan ke lampung tak lengkap bila belum
menikmati indah nya pemandangan dari ketinggian bukit dengan view terbaiknya ,
satu lagi tempat wisata yang kekinian yang ada di lampung adalah Muncak
Teropong Laut tempat ini sangat membuat mata terlena dan pesona indahnya
ciptaan yang Maha Kuasa.
Bagaimana tidak dilokasi Muncak Teropong Laut
ini kita bisa mendapati spot spot keren seperti di the ledge maribaya , namun
disini bukan pohon pinus sebagai latar belakangnya, tapi gugusan batu karang
dan birunya air laut yang dapat kita nikmati pas banget buat kaula muda yang
lagi di mabuk asmara buat perfoto bareng dengan pujaan hatinya.
Kebanyakan
pengunjung adalah anak-anak muda, kalangan remaja, meskipun terdapat pula pengunjung
rombongan keluarga beserta anak-anak yang datang ke objek wisata Muncak
Teropong Laut yang berada di Desa Muncak, Kelurahan Muncak, Kecamatan Teluk
Pandan, Kabupaten Pesawaran, tidak terlalau jauh dari pusat kota Bandarlampung
dan harga tiket masuk cukup terjangkau dengan harga Rp. 5.000 /orang, Muncak Teropong Laut pas
buat berlibur deh..
Writer ( Budi Abunawan, Habibah, M.Fikri)
Sumber : publiklampung.com
Tuesday, January 2, 2018
0
| Klik Gambar Untuk Video |
Bandar Lampung – Martabak adalah
nama makanan yang tak asing lagi kita jumpai dari kita kecil sampai sekarang.
Makanan ini begitu mudah di jumpai dan kita temukan ketika kita pergi ke salah
satu pusat perbelanjaan ataupun pasar. Begitu kita berjalan-jalan mengelilingi
pasar mata kita pasti akan cepat melihat lapak-lapak yang menjual martabak. Mungkin
dengan indera penciumanpun martabak dapat segera terlacak bahwa itu adalah
aroma martabak.
Martabak
sudah melekat di benak masyarakat Indonesia khususnya penduduk Kota Bandar Lampung.
Usaha menjual martabakpun ada yang di lakukan sejak dari turun temurun. Seolah usaha ini
merupakan usaha warisan keluarga yang harus tetap dilestarikan. Bahkan martabak
yang di buat mengikuti perkembangan jaman. Dari segi tampilan maupun rasa. Sehingga
wajar di beberapa daerah pasti ada brand martabak
khas di daerah asalnya masing-masing.
Adalah
Dodi yang membuka kedai martabaknya sejak februari 2017 dengan modal awal
sekitar 15jutaan. Di bilangan Jalan Sultan Agung, Way Halim
Permai, Way Halim, Kota Bandar Lampung kita dapat menemukan kuliner dengan berbagai
macam rasa khas racikan waga Bandar Lampung. Brand yang terpampang di gerobaknya adalah Martabak Sore. Mengapa
martabak sore?. “Karena kita jualan cuma di waktu sore dari jam 17.00 WIB”
jawab Dodi sembari mengaduk-aduk adonan terigu, susu, telor dan soda
pengembang.
Dari
adonan terigu tersebut akan dibuatlah martabak sore dengan beraneka rasa.
Martabak sore menyediakan 15 macam rasa yang bisa dipesan secara langsung. Soal
harga berkisar antara Rp 24.000 – Rp 40.000 tergantung dari jenis rasa yang
dipesan oleh pembeli. Apabila anda memesan paket komplit harga Rp 40.000.
Jangan khawatir mengenai bahan baku yang di gunakan karena penjual menggunakan
bahan-bahan yang terjamin dan dioleh secara higienis.
Dengan cekatan mas Dodi mengaduk-aduk adonan sambil dengan ramah menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan. Termasuk ramah terhadapap pembeli yang
sore itu sedang memesan martabak rasa keju. “Itu pelanggan saya mas, hampir
tiap sore beli martabak disini” cerita Dodi.
Anda
ingin mencoba Martabak Sore?. Jika anda dari arah Kalianda dan sedang melaju di
Jalan Lintas Trans Sumatera, setelah lampu merah perempatan Urip Sumoharjo, lima
menit kemudian akan bertemu Flyover Sultan
Ageng. Dari sini bisa arahkan kemudi kendaraan anda ke arah kiri untuk langsung
menuju Martabak Sore.
Dengan
harga yang terjangkau anda dapat menyantap Martabak Sore dengan pillihan
rasa yang tersedia bermacam-macam. Penambahan beragam topping lezat membuat sajian martabak makin
nikmat dan mengenyangkan. Lebih
nikmat bisa anda sandingkan minuman hangat yang dapat mengurai penat-penat di
kepala.
Writer (Novian Nuryski, Arief Theosan T, Gianto)
Sumber : publiklampung.com
Writer (Novian Nuryski, Arief Theosan T, Gianto)
Sumber : publiklampung.com
Monday, January 1, 2018
Labels:
Cerita,
Cerpen,
Travelling
0
Kamu. Satu nama yang tak
pernah aku dapat lupakan, satu wajah yang tak dapat aku hilangkan, satu rasa
yang tak dapat aku buang.
Sekarang aku tak dapat
berbicara dengan siapapun, kamu harus tau setelah perpisahan itu, aku selalu
berdo’a untuk menghapus dan menghilangkan semua ingatan, semua rasa, semua
bayangan, mimpi serta harapan-harapan kemarin.
Seperti semua apa yang
kamu inginkan, semua telah aku coba dan selalu berusaha untuk itu, tapi apa
daya semakin aku berusaha keras untuk itu semua, aku semakin tak pernah ada
kekuatan intuk itu.
Sekarang. diseluruh
kesibukanku diseluruh aktivitasku tidak pernah terlewatkan setiap detik untuk
tidak mengingat dan memikirkanmu.
Aku sudah mencoba menerima
banyak wanita yang telah hadir dalam kehidupanku sekarang, dan semakin aku
mencoba semakin aku tak dapat melakukannya.
Aku selalu mencoba ikhlas,
merelakan semuanya, namun aku tetap tak dapat melakukan itu.
Aku selalu bertanya
terhadap diri ini, apa yang sebenarnya aku alami, apa yang sebenarnya aku
rasakan dan apa yang harus aku lakukan sekarang?
Diatas sajadah setiap
malam menjelang, dalam hajatku dalam istikhorohku aku selalu meminta agar aku
dapat melupakan, menghilangkan, merelakan dan mengikhlaskan semuanya, tapi mengapa
Tuhan selalu menghadirkanmu dalam tidurku, disemua mimpi dalam lelapku, tidak ada
yang lain yang hadir, tidak ada dan mungkin takan pernah ada, Karena itu semua
kenyataan yang aku alami. Bagaimana mungkin aku mempunyai kekuatan untuk itu
semua? Bagaimana mungkin aku dapat melakukan semua apa yang kamu inginkan? Agar
aku mencari dan menerima orang lain, agar aku melupakan semuanya. Bagaimana mungkin
aku dapat melakukan untuk itu semua?
Tolong ajarkan aku untuk
melupakan, merelakan dan mengikhlaskan semuanya?
Aku ingin bebas dari rasa
ketakutan, dari rasa kesakitan dari batin yang menjerit setiap harinya.
Aku ingin bebas dari rasa
ini, dari hidup ini, aku ingin bebas mencintaimu kemarin, kini dan esok.
Aku hanya ingin bebas?

