Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts
0
Kamu. Satu nama yang tak
pernah aku dapat lupakan, satu wajah yang tak dapat aku hilangkan, satu rasa
yang tak dapat aku buang.
Sekarang aku tak dapat
berbicara dengan siapapun, kamu harus tau setelah perpisahan itu, aku selalu
berdo’a untuk menghapus dan menghilangkan semua ingatan, semua rasa, semua
bayangan, mimpi serta harapan-harapan kemarin.
Seperti semua apa yang
kamu inginkan, semua telah aku coba dan selalu berusaha untuk itu, tapi apa
daya semakin aku berusaha keras untuk itu semua, aku semakin tak pernah ada
kekuatan intuk itu.
Sekarang. diseluruh
kesibukanku diseluruh aktivitasku tidak pernah terlewatkan setiap detik untuk
tidak mengingat dan memikirkanmu.
Aku sudah mencoba menerima
banyak wanita yang telah hadir dalam kehidupanku sekarang, dan semakin aku
mencoba semakin aku tak dapat melakukannya.
Aku selalu mencoba ikhlas,
merelakan semuanya, namun aku tetap tak dapat melakukan itu.
Aku selalu bertanya
terhadap diri ini, apa yang sebenarnya aku alami, apa yang sebenarnya aku
rasakan dan apa yang harus aku lakukan sekarang?
Diatas sajadah setiap
malam menjelang, dalam hajatku dalam istikhorohku aku selalu meminta agar aku
dapat melupakan, menghilangkan, merelakan dan mengikhlaskan semuanya, tapi mengapa
Tuhan selalu menghadirkanmu dalam tidurku, disemua mimpi dalam lelapku, tidak ada
yang lain yang hadir, tidak ada dan mungkin takan pernah ada, Karena itu semua
kenyataan yang aku alami. Bagaimana mungkin aku mempunyai kekuatan untuk itu
semua? Bagaimana mungkin aku dapat melakukan semua apa yang kamu inginkan? Agar
aku mencari dan menerima orang lain, agar aku melupakan semuanya. Bagaimana mungkin
aku dapat melakukan untuk itu semua?
Tolong ajarkan aku untuk
melupakan, merelakan dan mengikhlaskan semuanya?
Aku ingin bebas dari rasa
ketakutan, dari rasa kesakitan dari batin yang menjerit setiap harinya.
Aku ingin bebas dari rasa
ini, dari hidup ini, aku ingin bebas mencintaimu kemarin, kini dan esok.
Aku hanya ingin bebas?
0
KAMU…
Tetap terdengar dalam telingaku
Tetap tersentuh dalam poriku
Tetap terlihat dalam mataku
Tetap berdiri dalam ruangku
Tetap ada dalam waktuku
Tetap kokoh dalam ragaku
Tetap anggun dalam jiwaku
Tetap hadir dalam tidurku
Tetap bersinar dalam mimpiku
Tetap nampak dalam bangunku
Tetap utuh dalam hatiku
Tetap tertanam dalam nuraniku
Tetap sejuk dalam nafasku
Tetap mengalir dalam darahku
Tetap berdetak dalam jantungku
Tetap berputar dalam otakku
Tetap berdenyut dalam nadiku
Tetap hidup dalam ruhku
dan semua itu TETAP DALAM.
0
Kehadiranmu
bagaikan ruh didalam jiwa, yang tak dapat kecabut sendiri tanpa Sang Pencipta menugaskan
Sang Malaikat untuk mencabutnya.
Mungkin
semua orang tak dapat mempercayainya sedikitpun dengan jiwa ini, raga ini, hati
ini, hingga ruh ini pun berkata. Aku Mencintaimu tanpa alasan, tanpa tetapi dan
tanpa Karena?
Entah
sebagai apa aku dimatamu sekarang, sebagai teman, sebagai kekasih, sebagai
sahabat, atupun sebagai orang yg sangat kamu benci dan orang yang sangat hina
dimatamu. Aku bersyukur dan menerima ketetapan ini yang telah menciptakan hiti
seperti ini, yang luas, yang tulus tak terhingga.
Hati
nurani ini yang selalu berbicara, yang selalu mengikutiku, yang selalu
menggangguku, kemanapun dan dimanapun ia selalu berkata, engkau milikku, engkau
takdirku dan engkau tulang rusukku.
Bagaimana
mungkin aku merelakan, mengikhlaskankan kepergianmu dlam hidupku, bagaimana
mungkin?
Sayang…
engkau harus tahu, jika aku lemah dan rentan tanpa kehadiranmu, aku sekarat
tanpa sosokmu. Biarkan aku merasakan siksaan ini, kepedihan ini, jeritan batin
ini, biarkan aku terus mencintaimu seperti ini, terus mencintaimu dalam keadaan
ini, biarkan aku terus mencintaimu kemarin, hari ini, esok, seterusnya,
selamanya sampai ruh ini kembali kepada sang pemilik-Nya. Aku Mencintaimu tanpa
batas waktu, engkau separuh hidupku,dan engkau kehidupanku.
